Masjid Raya Al Mashun adalah tempat wisata religi menonjol lainnya di kota Medan yang berada di Jl. Masjid Raya, sekitar dua ratus meter dari lokasi Istana Maimun. Masjid Raya Al Mashun dibangun dalam
masa pemerintahan Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alamsyah dari
Kesultanan Deli, menggunakan dana kompensasi tanah Kesultanan Deli yang
dipergunakan sebagai area perkebunan tembakau yang dibuka oleh seorang
pengusaha perkebunan Belanda bernama Nienhuys pada tahun 1865.
Area parkir kendaraan terletak di depan masjid di bawah pepohonan
rindang. Ketika berkunjung, Masjid Raya Al Mashun mulai tampak tua, dan
beberapa pekerjaan perawatan dan perbaikan perlu dilakukan, baik pada
bagian luar maupun bagian dalam masjid untuk mengembalikan keagungannya.

Masjid Raya Al Mashun, dengan rancangan bergaya Maroko, dilihat dari
bagian kiri gerbang masuk. Arstitek perancang pada mulanya adalah van
Erp, yang juga merancang Istana Maimun, namun kemudian Dingemans
ditunjuk untuk membuat rancangan masjid setelah van Erp dipanggil ke
Jawa untuk membantu pekerjaan restorasi Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Bagian dalam masjid. Meskipun ukuran masjid ini cukup besar, namun
bentuk segi delapan-nya membuat bagian dalam masjid menjadi terlihat
aneh dan terkesan sempit, apalagi dengan pilar-pilar besar yang berdiri
kukuh menyangga kubah.

Hiasan pada langit-langit dan lengkungan pilar yang berbentuk bebungaan.
Tidak ada hiasan kaligrafi sebagaimana biasa ditemukan pada kebanyakan
masjid.

Bagian dalam kubah yang juga berbentuk segi delapan, dengan lampu kristal di bagian tengahnya.

Kubah utama dengan lampu kristal menggelantung dilihat dari sudut yang berbeda.

Menara masjid pada bagian kanan foto di atas terletak agak jauh dari bangunan utama masjid.

Masjid Raya Al Mashun dilihat dari halaman belakang.
Pekerjaan konsruksi masjid ini dimulai pada tanggal 21 Agustus 1906, dan diresmikan saat sembahyang Jumat pada tanggal 10 September 1909.
Pekerjaan konsruksi masjid ini dimulai pada tanggal 21 Agustus 1906, dan diresmikan saat sembahyang Jumat pada tanggal 10 September 1909.
Masjid Raya Al Mashun
Jl. Masjid Raya, Medan.Sekitar 200 meter dari Istana Maimun, 10 km dari Bandara Polonia, Medan.
Sumber: http://thearoengbinangproject.com/2010/06/wisata-mashun/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar